Minggu, 19 November 2017

Portal Berita Online! Tempat Wajib Bagi yang Mau Hebat Berpolitik!

22.00 0
Word BAC - Apakah Anda suka dengan dunia politik? Atau Mungkin tertarik untuk bergabung bersama salah satu partai politik di Indonesia? Untuk mendukung itu semua, Anda harus memiliki pengetahuan politik yang mumpuni. Jika belum? Jangan khawatir, sering-sering saja buka portal berita online, seperti Lampung post, atau lainnya. Alasannya?


Portal Berita Online
Ilustrasi
1. Di Sana Anda akan Menemukan Berita Seputar Perkembangan Politik di Indonesia
Ya, portal berita online, seperti Lampung post, misalnya. Di sana terdapat kumpulan berita tentang politik di Indonesia. Tentu saja, dengan mengikuti portal tersebut, pengetahuan Anda mengenai politik akan semakin mantap, tidak ketinggalan, dan pada akhirnya Anda bisa menguasai dunia pepolitikan di Indonesia.

2. Terdapat Beberapa Kasus Politik yang Mungkin Bisa Anda Coba untuk Memecahkannya
Semakin banyak Anda membaca dan menemukan suatu kasus, semakin terasah kemampuan Anda untuk menyelesaikannya. Dengan kata lain, ketika Anda menemukan sebuah kasus, lalu Anda mencoba mencari tahu apa penyebabnya dan bagaimana solusinya, tentu itu akan membuat Anda paham terhadap kasus tersebut, dan itu ialah modal yang baik untuk Anda.

3. Terdapat Juga Berita Seputar Perkembangan Politik Internasional
Tentu saja dengan adanya berita tentang politik internasional, itu akan membuat pengetahuan politik Anda semakin luas. Hal ini juga nantinya bisa Anda coba untuk mengkaitkan bagaimana hubungan politik internasional dengan politik nasional. Dengan begitu, maka Anda bisa melihat bagaimana situasi politik secara komprehensif.

4. Anda akan Mendapatkan Update Terbaru Seputar Dunia Politik
Selain mempelajari perpolitikan zaman dahulu, Anda juga harus mempelajari kondisi politik zaman now. Well, pada portal berita online, terutama yang terdapat tema politik, Anda akan mendapatkan informasi terbaru dan teraktual tentang dunia politik. Tentu, pengetahuan politik Anda akan terus ter-update setiap saat, tidak basi.

Portal berita online, seperti Lampung post, misalnya. Itu ialah wadah dan fasilitas terbaik untuk bisa Anda manfaatkan. Selain praktis dan mudah diakses, portal berita online juga mampu memberikan informasi yang terpercaya. Dengan catatan, Anda memilih portal berita online yang terpercaya dan profesional.

Read more...

Rabu, 17 Mei 2017

Lakukan Jual Beli Online di Situs Terpercaya

09.22 0
Word BAC - Saat ini sedang trend jual beli melalui situs online. Banyak sekali situs-situs online yang menawarkan berbagai fasilitas yang ada. Namun, tak banyak situs online yang di dalamnya memiliki penjual abal-abal, alias penipuan. Maka dari itu anda sebagai pembeli harus jeli dan pintar dalam memilih penjual yang ada di situs jual beli online tersebut. Namun, dibalik itu semua munculnya situs jual beli yang ada di Indonesia saat ini memang sangat memudahkan bagi mereka yang sibuk dan tidak memiliki banyak waktu untuk berbelanja langsung. Dengan adanya situs jual beli online, mereka bisa melakukan pembelian barang secara online tanpa bertemu langsung dengan para penjualnya. Dengan begitu, maka para pembeli lebih bisa menghemat waktu dalam berbelanja. Saat ini salah satu situs jual beli online di Indoensia terpercaya adalah Angpao.id. 

Jual Beli Online
angpao.id
Jadi, Angpao.id merupakan situs jual beli online atau e-commerce yang menjual berbagai barang keperluan sehari hari dan lebih menariknya di Angpao.id juga menjual berbagai jenis jasa yanga da misalnya seperti jasa desain grafis, jasa penulisan dan penerjemah, dan masih banyak jasa-jasa lain yang ditawarkan. Bagi anda yang baru pertama kali mendengar situs jual beli online Angpo.id pasti bertanya-tanya apa saja keunggulan dari situs Angpao.id ini? Jika ditanya tentang mengenai keunggulan yang dimiliki, pastinya setiap situs jual beli yang ada memiliki keunggulannya masing-masing. Namun yang perlu anda ketahui bahwa di Angpao.id selain menawarkan beberapa barang yang dibutuhkan juga terdapat berbagai penawaran jasa. Bagi anda yang memiliki keahlian yang dimiliki, maka bisa menawarkan keahlian anda melalui situs Angpao.id. Semua produk jasa yang bderikan bisa anda lihat langsung di menu new service pada halaman awal di situs Angpao.id. 

Seain itu, ternyata situs jual beli online Angpao.id juga memberikan pelayanan khusus bagi para penggunanya, yaitu dbisa memasarkan atau mempromosikan produk yang dimilikinya dan bisa dilihat oleh semua orang yang ada di penjuru negeri. Semuanya bisa dilakukan hanya dengan satu tempat dan diakses dengan mudah. Keunggulan lain yang dimiliki oleh Angpao.id juga adalah para pembeli diberikan jaminan 100% uang kembali ketika barang yang diterima tidak sesuai dengan apa yang dipesannya. Yang pasti semua keunggulan akan menguntungkan kedua belah pihak antara penjual dan pembelinya. Lalu apa saja pelayanan dari Angpao yang dierikan oleh penjual? Berikut adalah informasinya
  1. Di Angpao.id para pembeli bisa mencari berbagai macam kebutuhan yang dicari, para pembeli juga bisa membandingkan harga dan kualitas yang ada di di penjual satu dan penjual lainnya.
  2. Yang kedua pembeli bisa meminta detail barang yang akan dibelinya kepada pihak penjual
  3. Pembeli bisa melakukan pertukaran file kepada penjual melalui percakapan. Dan nantinya pihak penjual akan memberikan layanan dalam jangka waktu tertentu.
  4. Yang keempat adalah pembeli menerima produk yang dibelinya dari penjual. Ketika puas dengan produk yang diterimanya, maka pembeli bisa melakukan pelepasan fee kepada penjual


Untuk penjual, layanan yang bisa didapatkan adalah:
  1. Para penjual bisa menawarkan berbagai macam produk dan jasa mereka. Khususnya bagi anda yang memiliki keahlian tertentu dan ingin menambah penghasilan maka anda bisa mempromosika keahlian anda melalui situs jual beli online Angpao.id
  2. Baiknya sebagai penjual anda harus memberikan umpan balik yang cepat kepada para pembei. Dengan begitu maka reputasi anda sebagai penjual akan baik di mata para pembeli.


Read more...

Selasa, 28 Februari 2017

Ayo Bergerak Agar Bahagia

09.04 0

Ayo Bergerak Agar Bahagia

Ayo Bergerak Agar Bahagia

Ayo Bergerak Agar Bahagia | Dalam sebuah studi yang dipublikasikan dalam PLoS One Januari 2017, peneliti dari Universitas Cambridge menemukan bahwa orang yang aktif secara fisik, yaitu melakukan gerakan apa pun, tak harus olahraga, cenderung lebih bahagia ketimbang orang yang hanya menghabiskan sebagian besar waktu untuk duduk.

Jadi, jika Anda bukan termasuk orang yang gemar berolahraga, melakukan kegiatan fisik yang paling sederhana, seperti berjalan, berdiri, atau bahkan melakukan peregangan, dikaitkan dengan mood yang lebih baik.

Peneliti menggunakan pendekatan baru untuk melakukan penelitian ini. Mereka melibatkan lebih dari 10.000 peserta dengan menggunakan aplikasi smartphone Android untuk melacak tingkat kebahagiaan mereka selama melakukan berbagai tugas dan kegiatan fisik dalam kehidupan sehari-hari mereka.

Aplikasi yang tidak tersedia untuk umum ini dirancang khusus untuk mempelajari kebahagiaan dan perilaku, The New York Times melaporkan.

Aplikasi ini meminta peserta untuk menilai suasana hati mereka dengan menjawab pertanyaan dan memilih skala suasana hati.

Setelah beberapa minggu, peserta melakukan survei tambahan untuk melacak aktivitas fisik, lokasi, dan interaksi sosial.

Aktivitas fisik juga diukur dengan sensor ponsel untuk melihat berapa langkah yang telah mereka lakukan.

Setelah 17 bulan, para peneliti menganalisis data yang dikumpulkan dan menemukan bahwa peserta cenderung merasa lebih bahagia setelah mereka telah melakukan aktivitas fisik dalam 15 menit terakhir.

Aktivitas fisik yang paling umum ialah berjalan santai, baik di jalan, taman, atau bahkan pusat perbelanjaan.

Intinya, bergeraklah untuk suasana hati yang lebih bahagia.
Read more...

Senin, 27 Februari 2017

Tidak Semua Perokok Sakit Paru Paru

19.20 0

Tidak Semua Perokok Sakit Paru Paru

Tidak Semua Perokok Sakit Paru Paru

Tidak Semua Perokok Sakit Paru Paru | Setiap perokok sebenarnya menyadari bahwa kebiasaannya itu bisa membuat mereka beresiko sakit paru, jantung, atau kanker. Walau begitu, memang ada perokok yang bisa terhindar dari penyakit kronik tersebut.

Menurut dr.Elisna Syahruddin Ph.D, SpP(K), memang tidak 100 persen perokok terkena kanker. Hal ini karena perjalanan penyakit kanker panjang (menahun) sehingga masih ada fase yang bisa dikembalikan menjadi normal.

"Tubuh kita punya kemampuan untuk memperbaiki kerusakan-kerusakan, termasuk merespon perubahan sel normal yang menjadi abnormal karena rokok. Kemampuan itu tidak sama pada tiap orang," kata ahli penyakit paru dari RS Persahabatan Jakarta ini dalam acara media diskusi di Jakarta (10/2/2017).

Elisna menjelaskan, fase terjadinya kanker dibagi menjadi tiga tahap, yakni fase inisiasi atau perubahan sel normal menjadi tidak normal, fase promosi atau sel-sel sudah menjadi abnormal, serta fase kanker.

Fase inisiasi dan fase promosi disebut juga dengan pra-kanker. Pada periode itu sebenarnya kondisi sel-sel bisa dikembalikan menjadi normal sehingga tidak berkembang jadi kanker. 
Pada fase pra-kanker biasanya belum muncul gejala apa pun sehingga orang tidak merasakan keluhan. 

"Kemampuan tubuh untuk membunuh sel-sel abnormal itu sangat dipengaruhi oleh nutrisi, daya tahan tubuh, serta co-faktor lain. Kalau kemampuan selnya bagus, maka selamatlah orang itu dari kanker," kata Elisna.

Orang yang berhenti merokok di fase pra-kanker ini juga sangat membantu meningkatkan kemampuan tubuh.

Bila fase pra-kanker itu tidak bisa kita lalui, maka akan terbentuk karsinoma atau sel kanker. "Kanker berkembang sangat lambat, bertahun-tahun. Pada setiap orang berbeda-beda, ada yang cepat dan juga lambat," paparnya.

Ia menambahkan, kebanyakan kanker paru ditemukan pada orang berusia 40-an dan itu kemungkinan karena kebiasaan merokok yang sudah dimulai di usia remaja.
Read more...

Sabtu, 25 Februari 2017

Robot Militer Ini Di Latih Oleh Marinir

19.48 0

Robot Militer Ini Di Latih Oleh Marinir

Robot Militer Ini Di Latih Oleh Marinir

Robot Militer Ini Di Latih Oleh Marinir | Robot buatan anak perusahaan Google, Boston Dynamics, tengah diuji coba oleh lembaga militer angkatan laut Amerika Serikat.

Robot prototipe yang dinamai "Spot" tersebut memang diproyeksikan Marinir AS untuk mendukung operasi militer.

"Menurut saya, robot seperti Spot bisa digunakan untuk mengintai atau mengangkut barang perang," kata pembuat robot Boston Dynamics, Ben Swiling.

Sebagaimana tertera pada situs resmi militer AS dan dihimpun KompasTekno, Senin (23/11/2015), uji coba yang dilakukan meliputi kemampuan beroperasi di berbagai medan, seperti bukit, hutan, dan perkotaan. 

Marinir juga melatih Spot untuk mengidentifikasi musuh.

Semua itu dilakukan dengan kontrol via laptop atau video game. Kontrol tersebut bisa dioperasikan dengan jarak terpaut hingga 500 meter dari robot.

Menurut Swiling, mengendalikan Spot sangatlah mudah. "Anak empat tahun pun bisa mengoperasikannya," kata dia.

Robot berukuran 160 pon tersebut bukanlah yang pertama diproyeksikan untuk mendukung lembaga militer. Sebelumnya, ada robot bertajuk "LS3" dan "BigDog".

Namun, Spot diklaim merupakan versi yang lebih cepat, tangguh dan efisien untuk dioperasikan.

Terlebih, menurut Swiling, di saat-saat dan medan-medan tertentu, ada baiknya militer terlebih dahulu menurunkan pasukan robot ketimbang manusia.

"Robot tak bisa mati. Untuk beberapa medan berbahaya, tentu tak ada yang ingin mengorbankan manusia," ia menjelaskan.
Read more...

Kamis, 23 Februari 2017

Indahnya Pualu Osi

08.37 0

Indahnya Pualu Osi


Indahnya Pualu Osi | 1.273 meter jembatan kayu terasa dekat meski agak melelahkan. Kaki seperti tak mau berhenti berjalan saat raga mulai diterpa embusan hawa sejuk hutan mangrove yang berbaris mengapit sisi jembatan.

Ketika malam menghampiri, kesunyian pun perlahan datang membawa kedamaian. Mari berlibur ke Pulau Osi.

Namun, untuk menikmati keindahan dan kedamaian itu perlu lewat jalan panjang dengan moda kendaraan bersambung.

Bagian barat Pulau Seram, Maluku, Januari lalu terasa panas. Suhunya sekitar 32 derajat celsius. Tak banyak pohon rimbun berdiri di sisi jalan perbukitan selepas dari Piru, ibu kota Kabupaten Seram Bagian Barat.

Lebih banyak dominasi pohon kayu putih setinggi kurang dari 2 meter yang mulai menghijau setelah hangus dilahap api tahun lalu.

Kayu putih menggoda menghentikan langka untuk sekadar memetik pucuknya, meremas, dan menghirup aromanya. Tercium bau minyak kayu putih, oleh-oleh khas Maluku yang banyak dicari para pengunjung.

Tak perlu berlama-lama, dari atas bukit telah tampak pulau-pulau kecil menggoda. Ingin secepatnya menjejakkan kaki menikmati keindahan yang banyak dikisahkan orang.

Sekitar 9 kilometer kemudian, jalanan aspal berakhir disambut jalanan tanah berdebu dengan taburan kerikil sejauh hampir 4 kilometer.

Genangan air di jalanan itu mengurangi laju pejalan kaki dan kendaraan roda dua untuk tiba di pesisir Pulau Seram. Sebuah gerbang besar berdiri di ujung jembatan kayu.

Selamat datang di Pulau Osi, hanya pejalan kaki dan kendaraan roda dua yang diperbolehkan masuk.

Hawa sejuk menerpa saat menapaki jembatan kayu itu. Rimbunan mangrove setinggi 4 meter lebih berbaris rapat di sisi jembatan.

Sesekali terdengar riak air laut yang membentur akar mangrove dan tiang jembatan setinggi sekitar 2 meter itu. Jangan khawatir, jembatan sepanjang 1.273 meter itu tak mudah roboh.

Hampir setiap hari ada warga yang ditugaskan memeriksa kondisi jembatan agar aman dilalui.

Beberapa remaja dari Kota Ambon berboncengan dengan sepeda motor berhenti di ujung jembatan. Mereka pasang gaya dan berswafoto.

Perjalanan ke Pulau Osi dari Kota Ambon mereka lakukan dengan mengendarai sepeda motor sekitar 1 jam ke Pelabuhan Hunimua
Read more...

Selasa, 21 Februari 2017

Kenali Potensi Olah Raga Yang Cocok Untuk Anda

20.36 0

Kenali Potensi Olah Raga Yang Cocok Untuk Anda

Kenali Potensi Olah Raga Yang Cocok Untuk Anda

Kenali Potensi Olah Raga Yang Cocok Untuk Anda | Pada saat itu, di tahun 2002, Brasil menjuarai Piala Dunia untuk kelima kalinya, yang dihelat di Korea-Jepang. Lini tengah Brasil kala itu diperkuat oleh seorang Gilberto Silva. Tidak ada pemain lain yang saya perhatikan sekali, kecuali Gilberto Silva. Bagaimana tidak, ketika itu, saya bingung mengapa pemain seperti Gilberto ini masuk skuad inti timnas Brasil dan bahkan ikut mengantar tim itu menjuarai Piala Dunia saat itu.

Pikiran ‘kanak-kanak’ saya ketika itu sering sekali bertanya-tanya, “Gilberto ini fungsinya apa ya?”. Saat itu saya menilai Gilberto ini bukan pemain yang hebat seperti Ronaldo Nazario de Lima, Zinedine Zidane, Luis Figo, atau David Trezeguet. Ketika pemain lain memiliki kemampuan individu dan determinasi yang tinggi, si Gilberto ini cuma pemain yang sering tampak mondar-mandir sembari mengoper bola, itu saja.

Setelah Piala Dunia 2002, Gilberto direkrut Arsenal. Pada dasarnya, itu hal yang wajar karena salah satu parameter yang mudah untuk menilai potensi pemain adalah tim juara. Namun, saya tetap heran, karena saya masih tak melihat Gilberto memiliki sesuatu yang istimewa. Gilberto bukan penggocek bola, tidak sering melakukan tekel, kekuatan fisiknya biasa saja, tidak terlalu ngotot. Pokoknya, semuanya serbabiasa. Bagi saya, Gilberto cuma pemain yang suka naik-turun dan mengoper bola.

Sementara saya belum berhenti heran, Arsenal malah sering menjadi juara, yang puncaknya adalah unbeaten season 2003-2004, di mana Gilberto merupakan salah satu pemain yang paling konsisten masuk barisan starter.

Gilberto bukan satu-satunya pemain yang membuat saya bingung. Ketika masih bermain untuk AC Milan, Gennaro Gattuso adalah pemain yang juga sering membuat kening saya berkerut. Gattuso tampak biasa saja, mengingat Milan saat itu memiliki pemain-pemain seperti Demetrio Albertini, Zvonimir Boban, Rui Costa, Clarence Seedorf, Andriy Shevchenko, tetapi Gattuso juga terus dijadikan starter.

Pertanyaan saya saat itu adalah, bagaimana mungkin seorang pemain yang tidak fasih melepaskan umpan silang dimainkan sebagai starter di posisi gelandang kanan. Umpan -umpan silang Gattuso pada masa-masa awal kariernya di Milan banyak yang terlalu tinggi, tidak tepat sasaran. Pokoknya, masih banyak kejanggalan-kejanggalan teknis dari seorang Gattuso, kala itu.

Gattuso semakin menarik bagi saya, karena ia masuk dalam berbagai skema permainan Milan. Dua pelatih ternama Milan di era tersebut, Alberto Zaccheroni dan Carlo Ancelotti, relatif selalu memainkan Gattuso disetiap pertandingan tim utama Milan. Sebagai anak kecil yang menggilai sepak bola kala itu, diri ini sering bertanya-tanya kenapa Zaccheroni dan Ancelotti memilih Gattuso? Bukankah secara teknik, Milan punya pemain lain yang lebih baik dari Gattuso?

Pada medio 2009 sampai 2012, saya memperhatikan satu orang pemain lagi yang sungguh membuat saya semakin bingung dan kemudian membuat saya sadar. Pemain itu adalah Rory Delap. Bagaimana tidak, Delap tidak memiliki satu pun atribut menonjol, kecuali long throw-in. Ya, Rory Delap memiliki lemparan throw in yang spesial, bola hasil lemparan ke dalam Delap kencang dan akurat. Dalam sejumlah kesempatan, throw-in Delap berujung gol untuk timnya saat itu, Stoke City.

Satu-satunya kelebihan Delap itu ternyata merupakan faktor yang dibutuhkan Stoke untuk memainkan gaya direct football atau yang sering disebut dengan kick ‘n rush. Kali ini, pertanyaan saya mendapatkan titik terang menuju pemahaman, termasuk atas pertanyaan saya mengenai Gilberto dan Gattuso.

Setelah melihat Delap, saya sadar bahwa setiap pemain sepak bola memiliki karakter uniknya masing-masing yang dapat menjadi nilai jual tersendiri bagi mereka. Delap beruntung memiliki lemparan yang sangat bertenaga, karena jika tidak, mungkin ia tidak akan pernah diperhitungkan sebagai pemain berbahaya. Dalam ilmu bisnis, fenomena Delap secara filosofis dekat sekali dengan teori competitive advantage strategy.

Mungkin kesadaran akan kebingungan-kebingungan saya juga didukung oleh beberapa kisah pesepak bola yang sukses setelah mengenal dan menerima diri mereka. Sebelum menjadi penjaga gawang, Peter Cech adalah seorang striker.  Emile Heskey yang sempat dikenal sebagai penyerang eksplosif, awalnya menekuni olahraga tinju. Gareth Bale yang belum lama ini mendapatkan penghargaan Pemain Terbaik PFA sebelumnya adalah pemain rugby. Untuk Gilberto Silva, sebelum menjadi pesepak bola, ia pernah menjadi pemecah batu dan buruh pabrik gula. Jika saja mereka tidak berhasil menemukan potensi diri, yang mungkin merupakan satu-satunya kelebihan mereka, mungkin mereka tak dikenal luas seperti sekarang.

Penemuan potensi diri tersebut dapat berasal dari dalam maupun luar diri sendiri. Thierry Henry, jika saja tidak dijadikan Arsene Wenger sebagai penyerang tengah dalam skema 4-4-2, mungkin tidak akan setenar sekarang. Begitupun Andrea Pirlo, jika Ancelotti tidak menemukan titik potensi maksimal darinya di posisi regista, mungkin sampai kapan pun Pirlo hanyalah seorang pemain rotasi. Bale juga bisa mencapai level performa maksimal setelah Harry Redknapp memainkannya di posisi left midfielder (instead of left back). Bahkan sekarang Bale diberikan kepercayaan Andre Villas-Boas menjadi striker.

Bagaimana dengan Adriano Leite Ribeiro dan Luis Suarez? Mereka adalah contoh pemain dengan potensi diri yang dikuasai betul oleh faktor eksternal berupa kasih sayang dari lawan jenis, alias kekasih. Adriano adalah striker yang sangat berbahaya sebelum ditinggalkan oleh sang kekasih hati. Ya, media-media di eropa menyebut ‘anjlok’-nya performa Adriano secara drastis disebabkan faktor ‘patah hati’ dari sang kekasih.

Untuk Suarez, ia memiliki kisah asmara yang lebih ceria. Kekasih Suarez, Sofia Balbi, pindah ke Spanyol dari Uruguay pada 2003 untuk mengikuti jejak keluarganya. Ketika itu Suarez sangat terpukul, dan sempat berhenti bermain bola. Sampai pada suatu hari Suarez sadar bahwa satu-satunya cara untuk mengejar sang pujaan hati adalah kembali bermain bola seapik mungkin, sehingga dia diincar dan pindah ke klub eropa, dan dapat dekat kembali dengan Sofia.

Kegigihan membuat Suarez direkrut FC Groningen sehingga ia dapat berkumpul kembali dengan tambatan hati. Titik motivasi akan Sofia inilah yang membuat determinasi Suarez sebagai pemain sangat tinggi, dan diakuinya sebagai atribut yang mempengaruhi performanya sampai sekarang. Herman Pinkster, bekas manajer Suarez di Ajax pernah mengatakan, berkata “Sofia sangat penting bagi Suarez, dan bisa jadi adalah satu-satunya orang yang dapat mengontrol emosi Suarez yang berlebihan”.

Setelah melihat pemain-pemain unik itu, bisa dipahami kenapa Ancelotti dan Zaccheroni (atau bahkan Alex Ferguson) mengidolai Gattuso. Gattuso memiliki karakter yang jarang dimiliki pemain lain, yaitu ambisi menjadi pemenang dan semangat pantang menyerah. Brian Laudrup, rekan Gattuso ketika di Rangers, mengakui bahwa Gattuso bukanlah pemain yang fantastis secara teknik, tetapi Gattuso adalah seorang pemenang, yang selalu menuntaskan tugasnya, dan sangat agresif. Atribut mental menjadikan Gattuso pemain yang dikenal saat ini: pernah menjadi juara dunia bersama Italia, dan beberapa kali juara bersama AC Milan. Gattuso tahu, secara teknik, ia tak bisa menandingi Zidane atau Pavel Nedved, tetapi ia punya karakter yang membuat orang berkualitas teknik di atas rata-rata angkat topi untuknya. 

Poin tertinggi dari rekor statistik Gattuso adalah FC (Fouls Commited), yang berarti Gattuso memang pemain yang sangat sering melanggar lawan. Ini artinya, Gattuso memang digunakan sebagai perusak tempo lawan ketika menguasai bola. Para Juventini mungkin masih ingat bagaimana Gattuso "mematikan" Nedved ketika Milan menang 3-1 atas Juventus di bulan Oktober 2005 serie-A. Bahkan ketika itu Nedved harus ditarik keluar karena pergerakannya selalu dibayangi Gattuso sehingga tak bisa mengembangkan permainan baik dirinya maupun tim. Para Manchunian juga mungkin masih ingat ketika Cristiano Ronaldo dibuat tak berkutik oleh Gattuso pada pertandingan Liga Champions antara AC Milan dan MU pada 2007. Gattuso mungkin jarang terlibat dalam agresi Milan di lapangan, tetapi siapa pun yang mampu menghentikan The Czech Cannon atau Ronaldo jelas bukan orang biasa dan mampu berkontribusi bagi tim meraih kemenangan. 

Entah apakah Gattuso bisa menemukan dan menunjukkan potensinya karena faktor internal atau eksternal. Yang jelas, karakter agresif seorang Gattuso telah membuat pelatih-pelatih di masanya melupakan kualitas teknis si pemain. Dengan kemampuannya itu, Gattuso bisa dipakai sebagai trade-off keseimbangan ‘menyerang-bertahan’ dengan Pirlo yang berposisi sebagai central regista. Dan, jika melihat perkembangan permainan Gattuso pada masa kejayaannya, Anda akan kagum karena Gattuso mampu memenuhi mencapai standar minimum dalam hal kualitas teknik, sehingga ia semakin bermanfaat bagi tim. 

Kembali ke Gilberto, betul saya sempat meragukan kemampuan pemain ini, namun setelah mempelajari sepak bola modern, sebuah tim ternyata memang membutuhkan pemain yang mampu mengalirkan bola-bola ‘aman’ yang berfungsi untuk menstabilkan tempo. Peran ini dilakoni dengan sangat baik oleh Gilberto. Terlebih, statistik telah membuktikan bahwa variabel passes completed sangat dekat dengan kemenangan. Bukankah simple pass dari Gilberto ikut berkontribusi terhadap kuantitas passes completed yang tinggi dan kestabilan tempo tim?

Di dalam tactical football, tempo sangatlah penting. Banyak sekali input strategi yang berbasis pada tempo, sebut saja snake strategy, yaitu menjalankan tempo yang relatif lambat, untuk kemudian dihentak dengan tempo yang tinggi melalui akselerasi dan penetrasi yang sangat cepat, sehingga lawan ‘lengah’ dan terlambat dalam menghentikan pergerakan tim. Alex Ferguson pernah menegaskan bahwa ”delivery is everything”, menunjukkan bahwa kualitas tempo berpengaruh terhadap akurasi.

Ancelotti pernah memberikan tactical insight yang menggambarkan betapa ruginya sebuah tim ketika menghadapi lawan yang mampu menurunkan tempo permainan. "Saya selalu mengatakan kepada tim saya untuk menghindari segalanya yang bisa menurunkan tempo permainan. Mereka harus beraksi dengan cepat dan efektif di lapangan," ujar Ancelotti.

Tim-tim di Italia adalah pengguna setia strategi slow-the-tempo, beberapa kali mereka menggunakan strategi tersebut, dan berhasil. Contoh-contoh itu menunjukan betapa pentingnya peran seorang pemain yang mampu mengatur tempo di sepak bola modern, dan Gilberto melalui umpan-umpannya sukses menjaga tempo permainan tim-tim yang pernah dibelanya. Akhirnya saya sadar, Gilberto menemukan bahwa potensi dirinya bukanlah menjadi penggocek ulung macam Ronaldinho, melainkan seorang pengantar bola. 

Masih banyak sebenarnya pesepak bola yang menyadarkan saya tentang arti sesungguhnya mengenai talenta dan kemampuan. Banyak orang tidak menyadari, bahwa di dalam dirinya terdapat kemampuan luar biasa dan bermanfaat untuk banyak orang. Apa yang terjadi jika dahulu Gilberto Silva memilih menjadi seorang striker? Apa juga yang terjadi bila David Beckham tidak berlatih khusus untuk mengasah akurasi umpan silang dan tendangan bebasnya? Dan apakah seorang Bastian Schweinsteiger akan setenar sekarang jika dulu ia lebih memilih olahraga ski es?

Einstein pernah berkata ”Jika anda menilai seekor ikan berdasarkan kemampuan memanjat pohon yang dimiliki monyet, sampai kapanpun ikan tersebut akan bodoh di mata Anda”. Prinsip serupa berlaku dalam sepak bola. Semua pemain sepak bola itu hebat, asal mereka tahu dan menerima potensi dirinya.

Saya jadi ingat nasihat Ibu saya yang selalu diulang-ulang dari dulu sampai sekarang: “Nak, kenali potensi dirimu. Semua manusia itu hebat, hanya saja ada beberapa manusia tidak tahu potensi dirinya”.

Mungkin nasihat Ibu saya itu sama dengan yang diterima Gilberto, Gattuso, dan Delap, dari ibu mereka masing-masing.
Read more...